Guru oh guru
November 21, 2007
Sedih sekali kalau melihat nasib guru di negeri ini. Bagaimana pendidikan bisa maju jika penghargaan kepada seorang guru begitu rendahnya di negeri ini. Mungkin pemerintah terlalu menghayati istilah guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Jadi penghargaan yang diberikan pun sangat-sangat minim.
Bayangkan saja berapa penghasilan guru saat ini, sebagai contoh saya punya kenalan seorang guru, dia bekerja dari hari senin-sabtu dari jam 08.00-15.00, berapa penghasilan sebulan yang diperoleh?? Kurang dari IDR 1 juta.
Jika dihitung secara kasar dari jam kerjanya sebulan kira kira bekerja selama 156 jam per bulan maka penghasilan yang diperoleh adalah IDR 6.500 per jam atau IDR 39.000 perhari. Mungkin penghasilannya ngak jauh dengan penghasilan tukang parkir, yang sekali memarkirkan mobil mendapat IDR 1.000.
Memang sih kalo dibandingkan dengan UMR yang masih sekitar IDR 800.000 gaji yang diperoleh itu sudah diatas UMR, sehingga guru sudah lebih beruntung dibandingkan buruh pabrik, yang masih banyak mendapatkan gaji dibawah UMR. Namun apakah pantas seorang guru, yang notabene seharusnya menjadi seorang pendidik atau bahakan menjadi orang tua kedua bagi generasi muda bagsa ini mendapatkan penghasilan sebesar itu?? Jawabannya jelas sangat TIDAK LAYAK.
Silahkan baca artikel dengan data yang lebih akurat di PR dan di sini.
Entry Filed under: Ocehan. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed